Archive | September, 2012

Pengaruh Warna terhadap psikologi manusia

25 Sep

Mari perhatikan keadaan di sekeliling kita. Terdapat berbagai objek dengan warna yang bervariasi. Apakah anda tahu bahwa warna-warna tersebut memiliki efek terhadap psikologi manusia?

Sebelum kita mencari tahu apa saja pengaruh psikologi dari warna, mari kita ketahui dahulu apa definisi dan jenis pengelompokan warna.

Menurut Ensiklopedi Indonesia, warna adalah gejala yang timbul karena suatu benda memantulkan cahaya yang mengenainya. Warna memiliki nilai yang ditentukan oleh tingkat kecerahan atau kesuraman yang dipengaruhi oleh penambahan warna putih atau hitam. Ada kurang lebih 7 juta variasi warna yang berbeda, dan mata manusia yang normal, dapat menangkap perbedaan warna-warna tersebut.

Secara umum warna dikelompokan menjadi empat kelompok, yaitu sebagai berikut:

Warna Netral

warna4

Warna netral yaitu warna-warna yang tidak lagi memiliki kemurnian warna atau bukan merupakan warna primer maupun sekunder. Warna ini merupakan percampuran ketiga komponen warna tersebut  dalam komposisi yang berbeda. Contoh warna netral adalah percampuran dari yellow green, orange red, dan blue purple.

Warna Kontras

warna5

Warna kontras yaitu warna yang terkesan berlawanan dengan yang lainnya. warna kontras bisa diperoleh dari warna yang beseberangan (memotong titik tengah segitiga) terdiri dari warna primer dan sekunder. namun tidak menutup kemungkinan untuk membentuk kontras warna dengan mengolah nilai kemurnian warna  ataupun memutar wheel color.

Contoh warna kontras diantaranya kuning dengan ungu, biru dengan jingga dan merah dengan hijau.

Warna Dingin

Warna dingin yaitu kelompok warna dalam rentang setengah lingkaran didalam lingkaran warna mulai dari hijau hingga ungu.

warna7

Warna Panas

Dan yang terakhir warna panas, yaitu kelompok warna dalam rentang setengah lingkaran didalam lingkaran warna mulai dari merah hingga kuning.

Dari setiap pengelompokan warna diatas.  Menurut Kaina dalam buku “Colour Therapy”, warna juga memiliki pengaruh terhadap psikologi, emosi serta cara bertindak manusia. Antara lain sebagai berikut:

  •  Warna menciptakan daya tarik manusia sehingga semakin bergairah terhadap suatu hal.
  • Permainan warna dapat mempengaruhi emosi seseorang.
  • Penggunaan warna yang tepat dapat memberikan ketenangan, konsentrasi, kesan gembira, serta membangkitkan energi yang membuat seorang menjadi aktif dalam melakukan kegiatannya.
  • Sebagai salah satu alat bantu komunikasi non verbal yang bisa mengungkapkan pesan secara instan dan mudah diserap makna nya.

Berikut adalah pengaruh tiap-tiap warna terhadap psikologi manusia:

Merah

Merah merupakan warna yang memberikan inspirasi power, energy, kehangatan, cinta, nafsu, dan agresi. Warna merah biasanya dapat memicu tingkat emosional seseorang sekaligus warna yang paling sering menarik perhatian.

Kuning

Kuning merupakan warna cerah yang dapat memberikan efek positif, menciptakan rasa optimis, meningkatkan rasa percaya diri, dan menggambarkan harapan. Warna cerah ini juga merangsang otak serta membuat manusia lebih waspada dan tegas. Warna kuning dapat menarik perhatian dikarenakan jumlah cahaya yang terpantul darinya lebih banyak dibandingkan warna-warna lain.

Orange

Orange merupakan warna yang membawa sifat kecerian, ambisi, serta energik. Biasanya warna orange berkaitan dengan  keamanan sensualitas, sikap yang menyenangkan, dan pemicu selera makan seseorang. Warna orange juga menggambarkan keakraban, keramahan dan pemberi efek rasa nyaman.

Hijau

Hijau merupakan warna yang berkaitan dengan alam. Hal ini dikarenakan warna pepohonan yang hijau. Hijau dianggap sebagai warna yang memberikan efek ketenangan, rileksasi, kemudahan, dan sarana penyeimbang emosi seseorang.

Biru

Biru merupakan warna yang  menjadi symbol dari kepercayaan, konsistensi, dan pemacu konsentrasi. Namun dominasi warna biru akan menimbulkan kesan kaku, tidak akrab, dan tidak punya ambisi, serta pemicu timbulnya keraguan.

Coklat

Warna coklat identik dengan sesuatu yang bersifat natural. Mencerminkan keseriusan, kehangatan, dan sifat yang dapat dipercaya. warna coklat hampir disamakan dengan warna hitam namun coklat lebih menunjukan kelembutan.

Hitam

Warna hitam dapat menunjukkan kesan elit, keanggunan, mempesona, serta keteguhan. Namun warna hitam juga memberikan kesan negatif seperti kehampaan, ketakutan, kesedihan, putus asa, dosa, dan identik dengan warna kematian.

Putih

Putih melambangkan kesucian/kemurnian, lemah lembut, ketepatan, dan kebersihan. Penggunaan warna putih yang cerah dapat memberikan kesan luas, bersih, dan eksotik pada sebuah ruangan. Warna putih banyak di gunakan di rumah sakit untuk menciptakan kesan bersih dan steril.

(Sumber: Leatrice Eisman)

Akhir kata, warna tidak hanya mempercantik sesuatu yang berkaitan dengannya, tetapi juga berkontribusi terhadap kondisi psikologi orang disekitarnya. Oleh karena itu, penentuan penggunaan warna yang tepat erat berkaitan dengan sebuah desain yang baik. Maka silahkan bereksplorasi semaksimal mungkin untuk menciptakan desain yang menarik. Tapi ingat, pilihlah warna-warna yang tepat.

Semoga bermanfaat 😉

Diana Fransisca.

http://www.chijo-saki.com

(021) 3600 7757

Advertisements

Mendesain Ruang Kantor 1

17 Sep

Lihatlah ruang kerja anda, perhatikan suasana yang tercipta. Sudahkah memenuhi kebutuhan pola kerja karyawannya dengan baik? Tahukah anda bahwa ruang tempat anda bekerja dapat mengangkat motivasi kerja anda?

Maka tentunya anda pasti tahu, bahwa mendesain sebuah ruang kantor memerlukan dilakukannya beberapa pertimbangan yang cukup penting. Hal ini dilakukan, terutama dan antara lain adalah untuk menciptakan pola kerja yang sesuai, kinerja yang produktif, dan suasana kerja yang nyaman.  Selain itu, perlu diperhatikan juga pemilihan material serta warna yang sesuai dengan identitas kantor dan iklim pekerjaan. Mengapa begitu? Lalu, bagaimanakah proses perancangan sebuah desain yang baik dan tepat?  Berdasarkan pengalaman demi pengalaman yang telah kami lakukan, akan kami bagi pada anda, langkah demi langkah proses perancangan ruang kantor.

Sebelumnya, terlebih dahulu ketahuilah tujuan kegunaannya.

Kita mulai dari tujuan fungsionalnya. Tujuan fungsional dari sebuah ruang kantor, sudah pasti dan tidak lain adalah merupakan wadah untuk menampung karyawan dalam menjalankan tugas dan aktivitasnya. Maka, pertimbangan utama adalah pembuatan wadah yang tepat guna dalam mengakomodir kegiatan para pengguna ruang.

Pertimbangan ke-2, jatuh pada keberhasilan terakomodir dan diintegrasikannya fungsi sosial dan simbolik. Fungsi sosial yang terakomodir dengan baik, adalah rancangan yang mampu meningkatkan interaksi dan menstimulasi kreativitas para karyawan. Sedangkan fungsi simbolik yang terintegrasi dengan baik, adalah desain ruang kantor yang mampu menyampaikan identitas/ brand perusahaan terhadap pihak internal perusahaan (karyawan) maupun masyarakat (customer dan khalayak umum).

Beberapa isu pertanyaan yang menjadi bahan pertimbangan kami ketika mendesain ruang kantor :

  • Apa dan bagaimana identitas organisasi /perusahaan?
  • Lingkungan seperti apa yang mendukung pegawai organisasi/perusahaan tersebut untuk produktif bekerja?
  • Kegiatan apa saja yang perlu difasilitasi didalam ruang kantor?
  • Apa saja ruang yang mendukung kerja individu secara maksimal?
  • Bagaimana ruang yang mendukung kerja tim secara maksimal?

Isu pertanyaan tersebut berkaitan erat dengan struktur birokrasi dari organisasi / perusahaan. Hal tersebut kembali kepada tujuan perancangan, yaitu membuat kinerja yang produktif dari sebuah struktur birokrasi. Kata produktif merujuk pada keseimbangan yang baik antara kontribusi yang diberikan oleh para karyawan, dengan biaya yang perlu dikeluarkan oleh organisasi / perusahaan.

Arsitek/ desainer interior memiliki kewajiban untuk menghasilkan desain serta rancangan ruang kantor yang efektif terkait dengan kinerja yang produktif. Tidak menutup kemungkinan, perubahan dari sebuah struktur birokrasi berarti juga adalah, perubahan dari perancangan sebuah ruang kantor. Dan tentu anda setuju, bahwasanya struktur birokrasi yang efektif, berbanding lurus dengan kinerja yang efektif. Bukan begitu? 🙂

Langkah berikutnya adalah, memutuskan sejumlah hal yang terkait dengan kebijakan perusahaan serta tipe pekerjaan dari SDM yang bekerja dalam perusahaan / organisasi.

– Lokasi Kerja : Dalam ruang Vs Luar ruang.
Apakah karyawan lebih banyak bekerja didalam kantor atau dituntut untuk lebih banyak menghabiskan kerja diluar kantor.

– Fungsi : Workstation Vs Hot desks
Apakah karyawan mendapatkan meja kerjanya secara personal atau harus berbagi dengan karyawan lain.

Layout : Dinding Vs Open spaces
Apakah layout kantor lebih baik dibatasi dengan dinding atau dibuat menjadi ruang kerja terbuka, atau dapat pula kombinasi dari keduanya.

– Nuansa : Netral Vs Ekspresif
Apakah ruang kantor direncanakan untuk memiliki iklim kerja yang sangat tenang atau iklim kerja yang bersemangat.

– Pengarsipan : Digital Vs kertas
Apakah kantor sudah menyimpan arsip-arsip secara digital atau melakukan penyimpanan arsip-arsip dalam bentuk hardcopy.

– Standarisasi Konsep : Satu Vs Majemuk
Apakah kantor memiliki satu konsep untuk semua divisi ataukah setiap divisi dibebaskan untuk memiliki konsep masing-masing.

Kegagalan dari tidak dapat dierjemahkannya kebutuhan-kebutuhan dari sebuah ruang kerja organisasi / perusahaan tersebut, akan berakibat kepada terciptanya ruang-ruang yang tidak efektif-guna. Namun jangan khawatir, lakukan analisa dengan mencaritahu jawaban dari setiap pertanyaan diatas. Jika hal tersebut sudah dilakukan, maka bukan hanya kita dapat mendesain kantor sesuai yang diinginkan oleh pengguna, namun juga tepat sasaran dengan kebutuhannya.

Sekian sebagian dari proses mendesain ruang kantor yang dapat kami bagi dengan anda. Semoga dapat menginspirasi, dan..

Selamat mendesain. 🙂

 

Bryane Soemarno, S.Ars

http://www.chijo-saki.com

(021) 3600 7757

Welcome Guest

17 Sep

Hallo, apakabar?

Bulan suci ramadhan telah kita lalui, dan seiring dengan kembalinya kita pada rutinitas kita sehari-hari. Yuk kita sambut hari esok dengan semangat baru. 🙂

Nah,untuk menemani waktu senggang anda, kami akan berbagi artikel dan tips-tips dibidang arsitektur dan interior, yang pastinya menarik dan bermanfaat.

Selamat membaca. 😉