Rumah Sehat Dengan Taman

7 Nov

Rumah yang baik tidak hanya dinilai dari tampilan fasad yang bagus ataupun struktur yang kokoh. Namun rumah yang baik adalah yang juga mampu mengakomodir tempat tinggal yang sehat bagi penghuninya. Tentunya anda setuju, bahwa tempat tinggal yang sehat adalah rumah yang bersih, rapih, serta memiliki sirkulasi udara yang baik.

Salah satu cara menciptakan rumah yang sehat adalah dengan membuat taman kecil atau besar disekitar maupun di dalam rumah. Taman pada rumah memiliki berbagai manfaat dari segi kesehatan dan keindahaannya. Berikut ini akan kami jabarkan manfaat dari taman pada rumah. Antara lain yaitu:

1. Memberi Nilai Estetika
Sebuah taman pada rumah akan memberikan sentuhan yang berbeda. Dengan adanya taman, rumah akan terlihat lebih indah dan asri, serta dapat menghadirkan kesan terlepas dari ruang tertutup.

2. Penerangan Alami
Taman pada rumah dapat dijadikan tempat untuk menyerap sinar matahari, sehingga penerangan alami dapat dioptimalkan, serta dapat menghemat penggunaan listrik di siang hari.

3. Memperlancar Sirkulasi Udara
Ruang yang baik haruslah menganut sistem cross ventilation atau udara mengalir lurus dari satu sisi ke sisi yang lain. Dengan Adanya taman maka, sistem ini akan mudah dilaksanakan. Rumah yang sehat akan tercipta jika udara mengalir lancar di dalam rumah.

4. Sebagai Tempat Melepas Penat
Timbulnya perasaan gelisah, stress maupun perasaan tidak nyaman lainnya biasanya disebabkan oleh aktifitas yang mononton. Maka, taman sebagai ruang yang bersifat alami dapat dijadikan tempat untuk memperoleh udara segar sekaligus melepaskan kepenatan.

5. Penyalur Hobi
Bagi sebagian orang dengan hobi bercocok tanam terutama bagi ibu rumah tangga, taman pada rumah akan memudahkan mereka dalam menyalurkan hobinya tanpa harus keluar rumah.

Ada pun beberapa hal yang harus diperhatikan dalam membuat taman pada rumah, adalah sebagai berikut:

a. Menentukan tema. Dalam merancang taman langkah pertama yang harus dilakukan adalah menentukan tema yang akan diterapkan sebelum melanjutkan ke tahap lainnya. Tema yang saat ini umum menjadi referensi diantaranya: Jepang, Bali, Tropis, dan minimalis.

Sebaiknya, dalam menetukan tema harus disesuaikan dengan luasan lahan. Bila lahan yang tersedia cukup luas, anda dapat memilih model taman dengan jenis landscape yang beragam seperti tema Bali, ataupun Jepang. Namun bila lahan yang tersedia terbatas, sebaiknya pilihlah tema yang sederhana seperti model minimalis dengan sedikit detail pada desainnya. Tema yang telah dipilih dapat dijadikan sebagai acuan untuk memilih tanaman, bunga ataupun ornamen yang mendukung tema terpilih.

b. Persiapan kedua yang perlu dilakukan adalah pembuatan instalasi. Instalasi listrik dan air harus dirancang dengan baik sehingga aman dan tidak menggangu perancangan maupun aktifitas pada taman. Terlebih jika pada taman akan diadakan kolam dengan pancuran air.

c. Tahap selanjutnya yaitu pemilihan tanaman.

Tanaman pada taman disebut juga dengan softscape. Softscape perlu dipilih secara cermat dan disesuaikan kondisi lahan taman yang disediakan, intensitas matahari, serta suhu udara dan kelembaban.
Sebagai contoh, apabila lokasi taman akan terkena banyak sinar matahari, sebaiknya pilihlah tanaman yang kuat terhadap sinar matahari, karena jika sebaliknya maka akan menyebabkan tanaman tidak berkembang atau mati.

Taman akan terlihat menarik jika memiliki tanaman yang bervariasi. Pilihlah tanaman yang berbeda-beda dari segi ukuran, jenis, ataupun warna, sehingga tidak monoton. Warna pada tanaman muncul dari warna bunga atau warna daunnya. Juga, penting untuk tetap memperhatikan keserasian posisi peletakkan tanaman agar taman terlihat rapih dan menarik.

d. Pemilihan Hardscape. Taman akan terlihat indah dan menarik jika selain dari permainan softscape dilakukan juga pemilihan Hardscape yang tepat. Hardscape antara lain adalah: pot tanaman, batu-batuan, pasir maupun benda pendukung lain akan memberikan kesan lebih pada taman. Jika penentuan tema taman telah dilakukan, permainan softscape dan hardscape akan lebih mudah dilakukan.

Permainan hardscape berkaitan dengan anggaran yang harus dialokasikan. Oleh karenanya perhitungan anggaran yang tepat terkait dengan perancangan yang cermat.

e. Poin yang terakhir dari perencanaan taman adalah pencahayaan atau lighting. Pencahayaan yang tepat akan memberikan kesan indah terutama di malam hari. Contoh pencahayaan yang bisa dilakukan misalnya dengan memasang lampu taman atau lampu sorot taman yang mengeksploitasi satu tanaman sebagai fokusnya. Dengan adanya pencahayaan ini anda dapat tetap menikmati keindahan taman dan suasana yang sejuk pada malam hari.

Adanya taman di area rumah merupakan langkah positif dalam menanggapi isu global warming saat ini. Begitu banyak manfaat yang diperoleh dari pemanfaatan lahan sebagai taman. Jadi, mari ciptakan taman impian untuk rumah idaman anda. Go green!
Selamat mencoba🙂

 

Diana Fransisca.

http://www.chijo-saki.com

(021) 3600 7757

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: