Mengkreasikan Dinding Fasad Dengan Keramik

5 Feb

keramik2 keramik

Banyak  hal yang bisa dilakukan untuk mempercantik tampilan fasad bangunan, salah satunya dimulai dari pemilihan material untuk pelapis dinding fasad. Terdapat banyak jenis material pelapis dinding antara lain yaitu  cat, batu alam, kayu, dan keramik/Homogenous Tile.  Setiap material memiliki keunggulan dan kekurangan masing-masing.

Untuk penerapan cat dan batu alam  pada fasad bangunan sebagian besar dari kita mungkin sudah tidak asing, lalu bagaimana dengan keramik maupun homogeneus tile (granite tile) yang biasa digunakan sebagai penutup lantai? Berikut ini beberapa keunggulan dan kekurangan dari penggunaan keramik atau homogenous tile pada bagian fasad rumah;

Keunggulan

  • Memberi nilai estetika baru.

Keramik dan homogenous tile memiliki beragam corak, warna dan motif. Motif yang dimiliki Keramik /HT di fabrikasi dengan teknologi yang menyebabkannya memiliki desain yang simple (fabrikatif) namun tetap memiliki nilai estetika yang baik. Terlebih lagi telah dapat di produksi motif dan tekstur yang menyerupai batu alam. Membuat varian estetika Keramik / HT untuk pelapis dinding fascade menjadi semakin bervariasi.

  • Perawatan yang mudah (low maintenance).

Fasad dengan keramik memiliki perawatan yang lebih mudah dibandingkan dengan material pelapis dinding lainnya seperti cat ataupun batu alam. Apabila lapisan keramik kotor dan berdebu, langkah yang kita ambil cukup dengan menyemprotkan air/cairan pembersih untuk membersihkannya. Yang perlu diperhatikan ialah pilihlah jenis keramik/HT yang memiliki daya serap air minimum serta tahan di segala cuaca.

  • Meredam bising.

Anda sering terganggu dengan suara bising dari luar rumah? Memang sudah menjadi resiko bila memiliki hunian diperkotaan dekat dengan kebisingan dari kendaraan yang berlalu-lalang maupun kebisingan lainnya. Penggunaan keramik pada fasad dapat menjadi salah satu solusinya. Dinding fasad dengan keramik/HT mampu memantulkan gelombang suara dengan lebih baik dibandingkan dengan dinding yang hanya dilapisi cat.

  • Mengurangi hantaran panas matahari.

Keramik / HT dibuat dari material yang alami. Yaitu tanah dan atau batu alam. Seperti sudah kita ketahui, bahwa tanah dan batu alam memiliki tingkat penyerapan yang tinggi terhadap hantaran panas. Dengan ditambahkannya material ini pada dinding fascade akan menyebabkan hantaran panas yang diteruskan semakin sedikit sehingga suhu rendah di dalam ruangan dapat bertahan lebih baik lagi.

Kekurangan

  • Lebih Mahal

Bila dilihat dari segi harga, penggunaan keramik pada fasad jauh lebih mahal dibandingkan dengan penggunaan cat. Biaya yang dikeluarkan apabila menggunakan keramik/HT bisa mencapai 2 s.d. 3 kali lipat dibandingkan menggunakan cat tembok pada umumnya.

  • Pemasangan yang membutuhkan keahlian.

Pemasangan keramik/HT pada dinding memerlukan keahlian khusus. Terutama akibat pemasangannya yang tegak lurus dan vertikal terhadap permukaan lantai. Hal ini dapat mempengaruhi waktu pengerjaan begitupun biaya jasa pemasangan yang berbeda dari pekerjaan pengecatan biasa.

  • Lebih tidak mudah untuk melakukan penggantian

Keramik/HT yang digunakan sebagai fasad lebih sulit untuk diubah. ketimbang perubahan yang dilakukan jika menggunakan cat sebagai finishing.

Berikut ini beberapa langkah di dalam melakukan pemasangan keramik/ HT pada dinding:

  1. Perhatikan kerataan permukaan dinding yang akan dipasangi keramik. Jika ada yang kurang rata segera ratakan lalu bersihkan dengan waterjet untuk menghilangkan berbagai macam kotoran yang dapat mengurangi daya rekat keramik ke dinding.
  2. Buat adukan semen – pasir dengan perbandingan 1 : 2 lalu tambahkan adhesive jika diperlukan. Lapisi tipis permukaan dinding dengan campuran yang dibuat dengan ketebalan 0,5 – 1 cm. Untuk kemudahan lebih, saat ini sudah tersedia semen instant khusus untuk pemasangan keramik dinding di pasaran.
  3.  Sebelum memasangkan keramik ke dinding, lapisi bagian belakang keramik dengan campuran semen pasir, setelah itu keramik dapat dipasang pada dinding dimulai dari bagian bawah dinding terus ke atas. Ketok perlahan keramik yang telah ditempel agar benar-benar menempel. Itu juga bertujuan untuk mendapatkan level permukaan keramik yang rata.
  4.  Setelah terpasang, biarkan selama tiga jam lalu bersihkan perlahan menggunakan spons basah. Pemasangan nat pada sela-sela keramik bisa dilakukan jika pemasangan keramik sudah berlangusng minimal 24 jam. Gunakan rubber float untuk mendapatkan permukaan yang datar dan rapi. Setelah selesai, bersihkan kembali keramik dengan spons basah dan air.

Demikian. Siapkah anda untuk melapisi dinding bangunan anda dengan keramik / HT ?🙂

 

-Diana Fransisca-

Visit our website : http://www.chijo-saki.com

(021) 3600 7757

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: