Rumah Sehat Dengan Skylight

6 May

 

Salah satu ciri dari rumah sehat yaitu cahaya matahari yang masuk kedalam rumah dalam porsi yang cukup. Cukup yang dimaksud disini ialah cahaya matahari yang masuk kedalam rumah tidak berlebihan sehingga menyilaukan mata, serta tidak kekurangan yang menjadikan ruangan tersebut akan menjadi lembab. Akses masuk cahaya matahari biasanya berasal dari pintu-pintu maupun jendela-jendela. Lalu, bagaimana dengan ruangan-ruangan yang tidak memiliki akses masuknya cahaya matahari karna terbatasi oleh tembok?

 

Menjawab pertanyaan tersebut, pada saat ini bersamaan dengan booming-nya trend green architecture, muncul terobosan baru yaitu skylight. Skylight merupakan atap transparant/bening yang memiliki fungsi serupa dengan jendela, hanya saja posisi skylight ini dipasang pada atap dinding. Skylight ini menjadi solusi praktis untuk tetap bisa menghadirkan cahaya pada ruangan-ruangan dengan akses masuknya cahaya matahari yang sulit.

SKYLIGHT1

Selain berfungsi menghadirkan cahaya matahari kedalam ruangan, skylight juga memiliki beberapa fungsi lainnya, yaitu:

ü  Menghemat penggunaan listrik disiang hari, karena menggunakan pencahayaan alami yang bersumber dari sinar matahari.

ü  Memberi nilai estetika tersendiri bila ditempatkan pada posisi yang tepat.

ü  Untuk jenis skylight yang memiliki bukaan, juga dapat menjadi akses terjadinya pertukaran/sirkulasi udara dalam ruangan.

 

Material skylight sendiri beragam mulai dari yang berasal dari kaca, seperti kaca temper (sejenis kaca mobil), kaca laminated dsb. Selain kaca, material skylight yang umum digunakan ialah: fiberglass, solar tuff, dan polycarbonat. Nah, berikut ini perbandingan dari jenis-jenis material tersebut.

 

 

No Perbandingan Jenis Kaca Fiberglass/Polycarbonat/ Solar Tuff
Pemasangan Pada sambungan antara kaca dengan alumunium / besi, harus menggunakan klem (penjepit)  khusus dan agar tidak bocor, sambungannya ditutup dengan sealent. teknik pengaplikasinya cukup mudah karena biasanya pada bagian atas konstruksinya akan langsung disekrup.
Bentuk Persegi, persegi panjang, lingkaran, limas. Cenderung pada bentuk-bentuk datar. Lebih variatif dibandingkan jenis kaca.   Persegi, tabul oval, dan lingkaran (mengakomodir jenis skylight dengan bentuk – bentuk lengkung)
Ketahanan Jenis kaca lebih tahan terhadap tekanan dan pilihlah jenis kaca temper karna bila pecah tidak membahayakan penghuni didalamnya Tingkat daya tahannya masih dibawah jenis kaca.
Daya serap panas Untuk jenis kaca stop sol, mampu meredam panas hingga 60% Cara mensiasati penyerapan panas dilakukan melalui pemilihan warna material.

 

Bila dilihat dari penempatannya, sesuaikanlah penempatan skylight secara tepat. Anda bisa menempatkannya pada ruang tengah / ruang keluarga, teras, dapur, lorong-lorong, maupun ruang kerja. Namun, yang perlu diperhatikan adalah hindari menempatkan skylight pada area-area yang bersifat privat. Kecuali memang secara visual terhalang.

SKYLIGHT3

Sebagai penutup, sebaiknya luasan penggunaan skylight pada area dengan jumlah jendela yang cukup banyak, tidak boleh lebih dari 5% dari area lantai. Dan untuk  ruangan yang minim bukaan/jendela sebaiknya tidak lebih dari 15%  dari area lantai.

 

Demikian. Semoga bermanfaat^^

 

 

 

-Diana Fransisca-

http://www.chijo-saki.com

(021) 3600 7757

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: