Archive | October, 2014

Kanopi Cantik Dan Tepat Guna

28 Oct

Hi, Readers! 🙂

Dewasa ini pengaplikasian kanopi pada sebuah rumah cukup digandrungi banyak peminat, namun bagaimanakah pengaplikasian kanopi yang tepat? Pada kesempatan kali ini, kita akan menjabarkan bagaimana pengaplikasian kanopi teras rumah atau carport yang tepat guna, dan desain yang sesuai masa sekarang, serta aman secara konstruksi.

1313363575_07 copy

Kanopi pada teras rumah, carport, maupun akses utama bangunan berfungsi sebagai pelindung pengguna bangunan dari panas sinar matahari dan air hujan. Oleh karenanya, sebelum mengaplikasikan kanopi, hal yang harus diperhatikan adalah letak atau posisi kanopi tersebut dari bangunan dan cakupan area yang ingin di naungi oleh kanopi tersebut.

Hal ini memastikan peletakkan kanopi mengakomodir fungsi utama dari kanopi tersebut, dan tidak terdapat area-area yang semestinya dinaungi namun malah tidak ternaungi.

Dalam hal pemosisian kanopi ini, kita harus perhatikan desain dari bangunan utama sendiri, sehingga pemosisiannya tepat guna dan baik secara visual-estetika.

Hal selanjutnya yang harus diperhatikan adalah bagaimana desain kanopi yang ingin diaplikasikan?  Kita perlu mengetahui, bahwa sebuah kanopi yang baik secara fungsional akan dapat mengakomodir kegiatan manusia dan kebutuhannya untuk terlindungi dari iklim setempat.

kanopi 1

Kanopi yang dapat melindungi area dibawahnya dari suhu panas matahari, cahaya yang terlampau terang, serta curah hujan yang mengguyur adalah kanopi yang baik. Maka material dari penutup kanopi yang baik adalah yang tembus pandang / transparan tapi mampu menangkal panas matahari berlebih dan sinar yang terlampur terang.

Jika anda menggunakan poly carbonate, maka saat ini di pasaran telah tersedia poly carbonate dengan tingkat kegelapan tertentu yang dapat mengakomodir kuantitas cahaya yang tembus ke naungan di bawahnya. Sehingga anda dapat menentukan seberapa besar intensitas cahaya yang diinginkan untuk ada di bawah naungan kanopi tersebut. semakin gelap warna kanopi semakin rendah intensitas cahaya yang dihadirkan. Semakin transparan, maka semakin besar kuantitas cahaya yang melewati kanopi tersebut sehingga ruang dibawah kanopi bisa lebih terang.

Konstruksi kanopi masa dapat didirikan dengan beberapa sistem. 3 diantaranya adalah kanopi dengan konstruksi tiang, kanopi sistem kantilever, dan kanopi sistem gantung. Ketiga sistem kanopi tersebut menggunakan sistem rangka untuk penopang penutupnya. Kita bisa memilih sistem konstruksi mana dan desain rangka penutup yang sesuai selera.

Jangan lupa untuk menentukan posisi pengaliran vertikal air hujan. Sehingga air hujan tidak jatuh di tempat yang tidak diharapkan.

Selamat berkreasi!

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Hunian Asri dengan Vertical Garden

8 Oct

Apakah Anda sedang mencari inspirasi untuk taman Anda, Readers? 😉

Nah, pada kesempatan ini saya akan meyajikan sebuah artikel tentang vertical garden, salah satu jenis taman yang kini kian digemari. Penasaran? Yuk simak pembahasan berikut 🙂

????????????????????????????????????????????????????????????????

Vertical garden adalah sebuah taman yang dibangun pada bidang vertical atau berdiri tegak lurus dengan tanah. Jenis taman ini merupakan sebuah terobosan di bidang pertamanan yang muncul karena semakin terbatasnya lahan untuk area taman. Konsep taman yang ditemukan tahun 1994 oleh ahli botani Perancis ini dapat diaplikasikan di berbagai tempat, baik outdoor maupun indoor, sebagai penyekat maupun sebagai pelapis fasad. Hal tersebut merupakan salah satu kelebihan istimewa dari jenis taman yang satu ini.

Nah, berikut ini adalah beberapa hal perlu Anda perhatikan saat menciptakan vertical garden. Lets’s check it out, guys! 😉

  • Media Tanam

Saat ini, berbagai media tanam modern sudah dapat kita temukan dengan mudah. Misalnya : tali ijuk, rockwool, vertical garden module (VGM), serta karpet dan tekstil. Untuk penjelasan lebih lanjut, yuk simak pembahasan berikut 😉

  1. Tali Ijuk

firmanUntuk membuat vertical garden dengan media tanam tali ijuk, kita dapat menggunakan pipa paralon berdiameter 3 inci atau lebih yang kemudian dililit dengan tali ijuk. Sedangkan untuk jenis-jenis tanamannya, Anda dapat memilih anggrek, bromelia, kadaka, begonia, serta berbagai jenis  pakis dan philodendron. Harga media tanam yang satu ini pun sangat terjangkau, yaitu sekitar Rp 5.000,-/ikatnya.

  1. Rockwool

rockwool-1Rockwoll  adalah bahan berbentuk lembaran dengan ketebalan sekitar 7 cm. Media tanam ini bersifat sangat menyerap air, sehingga akar tanaman akan tumbuh dengan mudah. Namun media ini juga akan menjadi berat setelah menyerap air. Harga rockwool di pasaran adalah sekitar Rp 75.000,-/m2.

  1. Vertical Garden Module (VGM)

Vertical_Garden_SystemVertical Garden Module berbentuk seperti keranjang plastik. Media ini sangat praktis dan awet karena dapat digunakan hingga jangka waktu 10 tahun.  Namun, VGM cukup berat sehingga kurang cocok digunakan pada taman vertikal yang tinggi. Untuk mengaplikasikan VGM, Anda perlu merogoh kocek cukup dalam, sekitar Rp 1.000.000/m2.

  1. Karpet (textile maupun geotextile)

100_3578Jenis ini merupakan media vertical garden yang cukup baik. Kita bahkan bisa membuatnya dari karpet bekas. Bahan ini pun cukup kuat dan awet untuk digunakan. Media ini harus Anda siram secara periodik (3-5 kali dalam sehari). Harganya sekitar  Rp 40.000,-/m2.

  • Perawatan

Perawatan vertical garden tergolong mudah. Irigasi yang sering diaplikasikan adalah jenis drip irrigation dan sprayer. Pemupukan dapat dilakukan 7-10 hari sekali, sedangkan untuk pengendalian hama dapat menggunakan pestisida. Kebutuhan cahaya matahari untuk vertical garden pada umumnya tergantung pada jenis tanaman yang ditanam. Oleh karena itu, kita harus mengetahui kebutuhan khusus tanaman kita.

Wall-planter

Bagaimana Readers, siap mengaplikasikan vertical garden? Selamat berkreasi! 😉

– Dea Argadita –

Rumah Nyaman Khusus Iklim Tropis

2 Oct

Hi, Readers! 😉

Dalam memilih konsep desain rumah tinggal, tentu ada banyak hal yang menjadi pertimbangan kita. Beberapa faktor tersebut diantaranya adalah kebutuhan, keinginan, serta selera. Tapi, tahukah Readers jika ada satu faktor yang sebenarnya cukup penting namun sering terabaikan?

Faktor tersebut adalah iklim. Biasanya, faktor iklim tidak terlalu diperhatikan karena sebagian orang berpendapat bahwa faktor iklim tidak akan mempengaruhi kenyamanan sebuah rumah tinggal. Padahal, faktor iklim sangat berpengaruh terhadap kondisi thermal hunian tersebut.

1

Untuk itu, pada artikel kali ini, saya akan mencoba mengupas tentang rumah dengan orientasi iklim tropis, atau yang dapat kita sebut sebagai “rumah tropis”. Lalu, apa sebenarnya keuntungan menggunakan konsep desain rumah tropis?

Readers, seperti yang kita tahu, daerah tropis mendapat penyinaran matahari sepanjang tahun. Hal inilah yang menjadi potensi, sekaligus kendala iklim tropis. Untuk menyiasati hal itu muncullah konsep rumah tropis untuk mengoptimalkan potensi iklim tropis tersebut dan juga guna meminimalisir kekurangan dari rumah yang berada di kawasan beriklim tropis. Dengan kata lain, konsep desain rumah tropis diperlukan untuk menciptakan kenyamanan tersendiri bagi penduduk iklim tropis.

4

Anda berminat untuk menciptakan kenyamanan thermal ala rumah tropis? Berikut ini adalah beberapa tips untuk mendesain interior Anda dengan konsep rumah tropis. Let’s check it out, Readers! 🙂

  1. Dalam peletakkan furniture, perhatikan faktor sirkulasi kegiatan agar memudahkan orang-orang dalam beraktivitas.
  2. Terapkan unsur tanaman pada ruangan, misalnya letakan tanaman hias pada sudut ruangan, ruang tamu, ruang makan, maupun kamar tidur.
  3. Terapkan penutup dinding berbahan kayu untuk sebagai finishing. Aplikasi ini cocok untuk ruang dapur dan pantry.
  4. Terapkan ruangan terbuka dengan memperbanyak ventilasi udara.
  5. Perhatikan kombinasi warna. Plih warna yang terkesan alami karena dapat membuat seseorang yang melihatnya merasa lebih nyaman.

7

Selain itu, sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya bahwa permasalahan utama di daerah iklim tropis adalah permasalahan suhu udara yang cukup panas. Untuk itu dalam konsep desain rumah tropis, perlu adanya pengendalian suhu udara di dalam rumah.

Pengendalian suhu udara dapat dilakukan dengan cara :

  1. Perbesar luas bukaan ventilasi agar volume angin yang masuk ke dalam ruangan menjadi lebih banyak.
  2. Penataan ruang yang bersifat terbuka sehingga angin lebih mudah bergerak dalam ruangan.
  3. Masukkan unsur air berupa kolam juga akan mengurangi suhu udara.
  4. Perbanyak unsur tanaman / taman.
  5. Terapkan sistem innercourt / taman belakang.
  6. Terapkan sirkulasi yang nyaman untuk penataan furniture.

3

Demikianlah beberapa tips untuk mendesain rumah tinggal Anda dengan konsep rumah tropis. Semoga bermanfaat ya, Readers! 😉

– Dea Argadita –