Hunian Asri dengan Vertical Garden

8 Oct

Apakah Anda sedang mencari inspirasi untuk taman Anda, Readers?😉

Nah, pada kesempatan ini saya akan meyajikan sebuah artikel tentang vertical garden, salah satu jenis taman yang kini kian digemari. Penasaran? Yuk simak pembahasan berikut🙂

????????????????????????????????????????????????????????????????

Vertical garden adalah sebuah taman yang dibangun pada bidang vertical atau berdiri tegak lurus dengan tanah. Jenis taman ini merupakan sebuah terobosan di bidang pertamanan yang muncul karena semakin terbatasnya lahan untuk area taman. Konsep taman yang ditemukan tahun 1994 oleh ahli botani Perancis ini dapat diaplikasikan di berbagai tempat, baik outdoor maupun indoor, sebagai penyekat maupun sebagai pelapis fasad. Hal tersebut merupakan salah satu kelebihan istimewa dari jenis taman yang satu ini.

Nah, berikut ini adalah beberapa hal perlu Anda perhatikan saat menciptakan vertical garden. Lets’s check it out, guys!😉

  • Media Tanam

Saat ini, berbagai media tanam modern sudah dapat kita temukan dengan mudah. Misalnya : tali ijuk, rockwool, vertical garden module (VGM), serta karpet dan tekstil. Untuk penjelasan lebih lanjut, yuk simak pembahasan berikut😉

  1. Tali Ijuk

firmanUntuk membuat vertical garden dengan media tanam tali ijuk, kita dapat menggunakan pipa paralon berdiameter 3 inci atau lebih yang kemudian dililit dengan tali ijuk. Sedangkan untuk jenis-jenis tanamannya, Anda dapat memilih anggrek, bromelia, kadaka, begonia, serta berbagai jenis  pakis dan philodendron. Harga media tanam yang satu ini pun sangat terjangkau, yaitu sekitar Rp 5.000,-/ikatnya.

  1. Rockwool

rockwool-1Rockwoll  adalah bahan berbentuk lembaran dengan ketebalan sekitar 7 cm. Media tanam ini bersifat sangat menyerap air, sehingga akar tanaman akan tumbuh dengan mudah. Namun media ini juga akan menjadi berat setelah menyerap air. Harga rockwool di pasaran adalah sekitar Rp 75.000,-/m2.

  1. Vertical Garden Module (VGM)

Vertical_Garden_SystemVertical Garden Module berbentuk seperti keranjang plastik. Media ini sangat praktis dan awet karena dapat digunakan hingga jangka waktu 10 tahun.  Namun, VGM cukup berat sehingga kurang cocok digunakan pada taman vertikal yang tinggi. Untuk mengaplikasikan VGM, Anda perlu merogoh kocek cukup dalam, sekitar Rp 1.000.000/m2.

  1. Karpet (textile maupun geotextile)

100_3578Jenis ini merupakan media vertical garden yang cukup baik. Kita bahkan bisa membuatnya dari karpet bekas. Bahan ini pun cukup kuat dan awet untuk digunakan. Media ini harus Anda siram secara periodik (3-5 kali dalam sehari). Harganya sekitar  Rp 40.000,-/m2.

  • Perawatan

Perawatan vertical garden tergolong mudah. Irigasi yang sering diaplikasikan adalah jenis drip irrigation dan sprayer. Pemupukan dapat dilakukan 7-10 hari sekali, sedangkan untuk pengendalian hama dapat menggunakan pestisida. Kebutuhan cahaya matahari untuk vertical garden pada umumnya tergantung pada jenis tanaman yang ditanam. Oleh karena itu, kita harus mengetahui kebutuhan khusus tanaman kita.

Wall-planter

Bagaimana Readers, siap mengaplikasikan vertical garden? Selamat berkreasi!😉

– Dea Argadita –

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: