Solusi Ruang Lembab

12 Nov

Hello Readers!😀

Dasawarsa ini, bangunan rumah tinggal yang tidak menggunakan penghawaan buatan atau Air Conditioning pada ruangan lebih diminati. Terutama bagi mereka yang berlokasi ditempat yang masih memiliki kualitas udara yang baik. Dan dengan pertimbangan untuk menghindari penggunaan daya listrik tambahan, serta mereka juga ingin memaksimalkan pengahawaan alami pada bangunan.

Pemaksimalan penghawaan alami ini biasanya disertai dengan pemaksimalan pencahayaan alami yang optimal. Namun pada kasus dengan lahan terbatas terutama di kota-kota besar padat penduduk seperti jakarta, selain harga property tinggi dan luasan yang terbatas, pemaksimalan pencahayaan alami pada bangunan dengan menggunakan bukaan horizontal atau jendela menjadi hal yang ‘mahal’. Lalu langkah apa yg bisa dilakukan?

Cross Venti-Layout FINAL2 copy (1)

Penanganan yang bisa dilakukan untuk mengurangi kelembaban ruangan adalah dengan membuat Cross Ventilation. Yaitu dengan membuat dua bukaan yang bersentuhan dengan area terbuka yang saling berseberangan pada kamar anak ibu, sehingga terjadi pergantian udara yang masuk dari bukaan satu keluar ke bukaan lainnya. Hal ini menjadikan kualitas udara dan tingkat kelembaban pada kamar anak ibu berada pada tingkat yan baik.

Cross Venti-Pot copy

Penanganan ke-2 jika pembuatan Cross Ventilation tidak dimungkinkan adalah dengan meletakkan Turbin Ventilator pada atap Kamar tidur jika hal ini mungkinkan. Turbin untuk menaikkan udara panas dan lembab didalam ruangan. Sehingga suhu dan Ventilator yang kita kenal adalah yang dipasang pada atap-atap pabrik. Namun kini ukuran Turbin Ventilator sudah cukup bervariasi sehingga terdapat type kecil yang bisa dipasang pada bangunan rumah tinggal. Kegunaan Turbin ventilator ini adalah kelembaban dalam ruangan dapat tetap terjaga.

p549Turbin Vent

Penanganan ke-3 jika dimungkinkan adalah untuk membuat skylight atau “jendela atap” pada kamar. Sehingga kuantitas cahaya yang diterima ruangan menjadi lebih banyak. Namun hal yang perlu diperhatikan dalam pemasangan skylight ini adalah besaran skylight dan posisi peletakannya.

 skylight bedroom

Demikian, semoga membantu:)

 

(Artikel ini dimuat pada tabloid Home Bintang Edisi 293, kolom; Tanya Arsitek)

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: