Rumah Nyaman bagi Lansia dan Difabel

26 Jan

Hallo, readers!🙂 Rumah yang nyaman tentunya berhak dirasakan oleh setiap penghuni rumah tanpa terkecuali. Termasuk diantaranya; anggota keluarga difabel dan lansia. Untuk menghadirkan rumah ramah lansia dan difabel tentunya membutuhkan perencanaan ruang yang sedikit berbeda. Lalu apa saja yang perlu dipersiapkan?

top view copy copy

Didalam mempersiapkan tempat tinggal ramah Lansia & Difabel, ada hal-hal yang harus diperhatikan secara rinci, yang pertama adalah mengenai keleluasaan pergerakan pengguna rumah. Buatlah sebuah lingkungan hunian yang dapat mengakomodir pergerakan secara leluasa. Yang dimaksud leluasa adalah rumah dapat mengakomodir dengan baik perpindahan manusia dari satu posisi kepada posisi lain maupun perpindahan antar ruangan. Artinya dalam perpindahan tersebut, pengguna tidak terhalang rintangan yang dapat mengganggu pergerakannya. Oleh karena itu juga, pemosisian elemen interior maupun penyimpanan barang harus pada tempat yang tepat, sehingga efektif diraih, tidak mengganggu pergerakan manusia, dan tentu saja, Rapih.

2011.12 2011 cam 04 copy copy copy

Hal yang ke-2, adalah Jangan lupa untuk memberikan pencahayaan yang baik di setiap ruangan, agar pengguna tempat tinggal dapat melihat dengan baik. Selanjutnya, akomodir pengudaraan yang baik pada ruangan. Bisa dengan meletakkan jendela yang mudah dibuka seperti jendela geser, sehingga dapat terjadi pertukaran udara yang membuat kualitas udara yang baik di dalam ruangan. Hal ini akan mempengaruhi kualitas kesehatan pengguna.

Photography by Edward Sánchez

Setelah hal-hal tersebut di aplikasikan, pikirkan elemen arsitektur apa saja yang dapat membantu Lansia & Difabel yang tidak memiliki kemampuan kekuatan sepenuh kekuatan manusia normal? Antara lain yaitu dengan memberikan sarana pembantu jalan, berdiri dan duduk. Jika kita manusia biasa dapat melakukan perpindahan tanpa perlu berpegangan, maka Lansia & Difabel tidaklah seperti itu. Jika manusia biasa dapat berdiri dari tempat duduk atau WC secara alami, maka Lansia & Difabel tidaklah seperti itu. Oleh karenanya fasilitas seperti Handrail, ramp, tiang penopang tarikan, adalah fasilitas yang perlu diadakan pada hunian. Contoh handrail untuk membantu jalan adalah yang dipasang di sepanjang dinding maupun area yang tidak memilik dinding dan tidak ada elemen tempat berpegang oleh Lansia & Difabel.

3

 

Begitupun toilet dan kamar mandi. Sangat dibutuhkan handrail tempat berpegang agar keseimbangan pengguna terjada serta tidak terpleset. Material handrail yang baik adalah yang tahan karat, tidak licin, dan mudah dipegang seperti Stainless Steel dengan diameter 50 mm. Berikut, saya lampirkan beberapa contoh desain ruang yang leluasa, serta handrail yang dapat diaplikasikan untuk rumah ramah difabel & lansia.

Demikian beberapa tips untuk merencanakan rumah yang nyaman bagi lansia dan difabel. Semoga bermanfaat🙂

(Artikel ini dimuat pada tabloid Home Bintang Edisi 299, kolom; Tanya Arsitek)

One Response to “Rumah Nyaman bagi Lansia dan Difabel”

  1. griya satria April 16, 2015 at 10:47 am #

    selamat siang salam kenal
    perbedaan yg pling signifikan itu dmnanya ya gan antara rumah yg nyaman bgi lansia dan difabel sma yg msih normal atau muda gtu ???
    oiya gan btw agan ada info seputar jual rumah purwokerto yg dekat dgn pusat kota serta hargany terjangkau dan aksesny itu mudah dmna ya ???
    dtunggu infonya ya gan mkasih
    salam sukses😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: