Biopori, Tempat Sampah dan Kenyamanan Rumah

28 Apr

Hai readers!:)

 

Kebersihan sebuah rumah tentunya berkaitan erat dengan kenyamanan didalamnya. Banyak upaya yang bisa dilakukan untuk menjaga kebersihan dirumah kita, salah satunya dengan membuat pengaturan tempat sampah yang tepat.

Penempatan tempat sampah yang baik yaitu yang letaknya dari jangkauan visual manusia di area yang padat aktivitas, sehingga tidak mengganggu namun cukup efektif dan mudah diakses ketika pengguna rumah hendak membuang sampah. Contohnya, penempatan tempat sampah pada ruang tamu dapat ditempatkan pada posisi yang terhalang furniture seperti sofa, misalnya. Sedangkan penempatan tempat sampah diarea kamar tidur bisa diletakan di sebelah rak konsol TV.

POSISI TEMPAT SAMPAH

 

Lalu bagaimana untuk rumah dengan luasan yang terbatas? Point yang perlu diperhatikan jika luasan rumah sedikit terbatas yaitu tempat sampah yang diletakkan di beberapa titik di dalam rumah adalah jenis sampah kering yang bukan organik. Namun begitu, sebagai gantinya kita harus meletakkan satu atau atau dua titik tempat sampah organik di dalam rumah selain dapur, seperti di dekat kamar mandi ataupun area servis. Hal ini bertujuan untuk menjaga areal di dalam rumah terjaga dari bau tak sedap yang dikeluarkan oleh sampah organik. Oleh karena, volume yang dihasilkan di dapur lebih banyak dibandingkan dengan ruang-ruang lainnya, ibu perlu memberikan dua jenis tempat sampah. Yaitu tempat sampah organik dan tempat sampah kering.

Bamboo-Trash-Can1 trash-cans trash-cans - Copy (2) trash-cans - Copy

 

Selain pengaturan penempatannya, perhatikan juga material, warna, dan desain tempat sampah yang akan dipilih. Material yang berkualitas akan menjadikan tempat sampah tahan lama. Terakhir, warna dan desain tempat sampah yang dipilih secara seksama akan membuat elemen ini menjadi satu kesatuan dengan elemen lain didalam ruangan.

 

Hal lain yang masih berkaitan dengan kebersihan diarea rumah, pembuatan biopori di sekitar rumah. Bila diperkirakan taman yang dimiliki seluas 15 m² , dengan luasan tersebut sudah cukup untuk membuat lubang biopori. Bahkan untuk jenis biopori dengan dimensi yang kecil, lubang biopori bisa dibuat menjadi beberapa titik sekaligus sehingga efektif untuk volume sampah organik rumah tangga yang akan di tanam pada biopori ini.

 

Cara pembuatan biopori rumah tangga tidaklah sulit. Hal yang perlu dilakukan ialah cukup dengan menyiapkan pipa pralon dengan diameter 12 inchi atau setara 30 cm. Potong pipa pralon menjadi panjang 30 cm. Gali lubang di taman ibu dengan bentuk tabung sedalam 1 meter dan lebar 30 cm. Masukkan pralon dengan tinggi akhir di mulut lubang. Berikan semen disekitar bibir lubang dan Loster ataupun grill besi yang dapat dibuka-tutup, sehingga manusia terhindar kecelakaan terperosok ke dalamnya. Namun yang perlu diperhatikan bila ingin membuat lebih dari satu biopori, pastikan jarak diantaranya minimum 75 cm.

 

Demikian tips menjaga kebersihan rumah untuk menciptakan rumah nyaman, selamat mencoba.

(Artikel ini dimuat pada tabloid Home Bintang Edisi 304, kolom; Tanya Arsitek)

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: