Pencahayaan Pada Balkon, Bagaimana Pengaturannya?

27 Jul

Hello Readers,

 

Dalam mendesain hunian yang nyaman, biasanya kita menginginkan nuansa yang berbeda antara satu ruangan dengan ruangan lainnya. Untuk menghadirkan nuansa yang berbeda dari setiap ruangan,  dapat dilakukan dengan menentukan pemilihan tema, dan pencahayaan yang berbeda dari tiap-tiap ruangan. Nah Readers, pada kesempatan kali ini kami akan memberikan tips bagaimana menentukan tingkat penerangan dan peletakan titik pencahayaan pada area balkon. So, Let’s check it out🙂

GABUNG

 

Bila memiliki area balkon dan ingin difungsikan sebagai area makan (dining area) atau bersantai, sebaiknya pencahayaan yang diberikan tidak terlalu terang. Terlebih lagi bila posisi balkon menghadap kepada pemandangan yang baik seperti innercourt, danau, pantai, maupun city view.

Hal pertama yang dapat dilakukan yaitu memposisikan furniutre utama, seperti meja makan dan kursinya di area terbaik dari balkon. Kemudian, tentukan furniture pendukung lain yang ingin diletakkan pada Dining Area di balkon ini. Misalnya, dengan meletakkan tanaman pot gantung pada langit-langit di pinggiran balkon ataupun di sisi-sisi railing balkon. Jika tidak ada lagi furniture pendukung yang ingin diletakkan di balkon, saatnya menentukan jenis penerangan apa yang ingin diletakkan sebagai penerangan utama.

lampion-lampion_1-tile

Jika pilihan jatuh pada lampu gantung (Chandelier) maka letakkan pada posisi tengah (As) ruang balkon. Namun jika furniture utama tidak terletak di tengah-tengah balkon maka lampu gantung dapat ditempatkan tepat diatas Furniture utama walaupun tidak terletak di tengah (As) ruangan. Lain halnya jika memilih penerangan dengan susunan yang modern seperti penerangan aksen yang diletakkan secara random pada titik-titik yang memiliki nilai estetika. Contohnya antara lain: lampu sorot pada dinding balkon, lampion pada lantai balkon, lampu sorot pada tanaman pohon (jika ada), maupun lampu LED Strip light pada furniture yang tetap posisinya.

 

Secara sederhana, nuansa temaram dapat Anda hadirkan dengan menggunakan bohlam lampu yang memiliki tingkat Lumen yang rendah. Jika di ruang biasa kita kerap menggunakan bohlam lampu dengan jumlah total 800 sampai dengan 1000 Lumen, maka total Lumen penerangan langsung maupun tidak langsung yang ada di balkon Anda sebaiknya tidak melebihi jumlah Lumen tersebut.

 

Semoga berguna!

 

(Artikel ini dimuat pada tabloid Home Bintang Edisi 310 kolom; Tanya Arsitek)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: